Berita

BACA BUKU LEBIH EKSIS KETIMBANG NARSIS

Kajen, Selasa tanggal 29 Juli 2019 bertempat di SD Negeri 01 Mejasem Kecamatan Siwalan. Para Ibu tidak mau kalah dengan anaknya, sambil menunggu anaknya belajar disekolah para Ibu memanfaatkan waktunya untuk membaca buku yang telah disediakan oleh Mobil Pintar Perpustakaan Keliling Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pekalongan.

Berbagai cara dilakukan pemerintah kabupaten pekalongan untuk mengembangkan budaya baca masyarakat. Salah satunya melalui pengoperasian mobil perpustakaan keliling (perpusling). Mobil itu menjangkau beberapa titik untuk mendekatkan diri dengan pembaca.

Mobil perpusling menyediakan ratusan koleksi bacaan yang disediakan di rak mobil. Antusiasme masyarakat untuk membaca buku di fasilitas tersebut cukup tinggi.

Warga menilai mobil perpustakaan keliling sangat bermanfaat untuk menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat. Minat baca masyarakat akan meningkat apabila ada pelayanan yang mudah dijangkau. Banyak masyarakat yang tidak bisa membaca buku di perpustakaan karena faktor waktu dan jarak tempuh.

Dalam satu tahun anggaran, ada sekitar 400 judul buku yang dibeli. Jumlah judul buku di perpusling sekitar 900 eksemplar. Kualifikasi meliputi buku keagamaan, pengetahuan umum, sejarah, fiksi, dan lain sebagainya. Setiap tahun, buku yang sudah lama diganti. ”Tahun terbitannya tidak lama-lama banget”.

Anggaran untuk pengadaan buku tidak banyak. Tahun lalu sekitar Rp 200 juta. Sementara, kebutuhan masyarakat terhadap buku semakin meningkat.

Minimnya warga yang membaca buku di perpusling bukan hanya karena koleksi buku sedikit. Tetapi, membaca belum menjadi kebutuhan. Mereka datang ke perpus hanya ketika butuh referensi. ”Kami harap minat masyarakat untuk membaca buku di perpus dan perpusling meningkat,”

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close