Berita terbaru dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pekalongan
Sudah siap menemukan cerita menarik dari Kabupaten Pekalongan?
Jangan lewatkan kesempatan untuk berkunjung ke Stand Kabupaten Pekalongan No. 12 dalam Festival Literasi Provinsi Jawa Tengah 2026.
🌿 Kenali lebih dekat kekayaan arsip, literasi, dan warisan budaya Kabupaten Pekalongan, yang terangkum dalam semangat:
“Arsip Batik Goes to Memori Kolektif Bangsa 2026”
Mari hadir, nikmati sajian informasi dan karya yang kami hadirkan, serta temukan cerita-cerita yang menghubungkan batik, arsip, literasi, dan memori kolektif bangsa.
📅 Tanggal 11 - 13 September 2026
📍 Stand Kabupaten Pekalongan – No. 12
🏢 Uptown Mall BSB City Semarang
📌 Jl. RM. Hadisoebeno Sosrowardoyo, Pesantren, Kec. Mijen,
Kota Semarang
💙 Catat stand-nya, ajak keluarga dan sahabat, lalu sempatkan berkunjung!
Stand Kabupaten Pekalongan No. 12 — kami nantikan kehadiran Anda di Festival Literasi Jawa Tengah 2026.
Rabu, 9 September 2026
🏆 Alhamdulillah, Prestasi Membanggakan
Alhamdulillah, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pekalongan berhasil meraih Juara 2 Penghargaan Video Berintegritas Pariwara Antikorupsi Tahun 2026 Kategori OPD, melalui karya video berjudul “Terlambat Bukan Berarti Membayar.”
Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperkuat komitmen dalam membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, kejujuran, dan pelayanan publik yang bersih.
Melalui karya ini, kami menyampaikan pesan bahwa dalam pelayanan kepada masyarakat, keterlambatan bukan berarti harus membayar. Setiap masyarakat berhak memperoleh pelayanan secara adil, transparan, dan tanpa pungutan liar.
Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, apresiasi, dan kepercayaan kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pekalongan dalam mengikuti ajang Pariwara Antikorupsi Tahun 2026.
Terima kasih juga kepada seluruh tim yang telah berkontribusi dalam proses pembuatan karya ini. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus berkarya dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin berintegritas, profesional, dan bebas dari korupsi.
Bersama, kita tumbuhkan budaya integritas untuk pelayanan publik yang lebih baik. 🤝
Selasa, 25 Agustus 2026
*Kabupaten Pekalongan* — Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Pekalongan menghadirkan Pameran Kearsipan sebagai sarana publikasi dan pemanfaatan arsip kepada masyarakat. Pameran ini menjadi ruang untuk mengenalkan berbagai khazanah arsip yang memiliki nilai sejarah dan budaya, khususnya yang berkaitan dengan perjalanan batik di Pekalongan.
Dalam pameran tersebut, ditampilkan tiga khazanah arsip, yaitu *Arsip Koperasi Batik Pekajangan, **Arsip Batik Pesisir H. Failasuf, dan **Arsip Batik Tobal*.
Arsip Koperasi Batik Pekajangan merupakan khazanah arsip yang telah ditetapkan sebagai *Memori Kolektif Bangsa (MKB) 2025*. Keberadaan arsip tersebut menjadi bagian penting dalam merekam perjalanan koperasi dan perkembangan batik di Pekajangan.
Sementara itu, *Arsip Batik Pesisir H. Failasuf dan Arsip Batik Tobal* turut dipublikasikan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan arsip dan sejarah batik Pekalongan serta mendukung proses menuju *Memori Kolektif Bangsa (MKB) 2026*.
Melalui pameran ini, masyarakat tidak hanya dapat melihat arsip sebagai dokumen yang tersimpan, tetapi juga memahami nilai informasi, sejarah, dan budaya yang terkandung di dalamnya. Publikasi arsip menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan akses dan pemanfaatan arsip sekaligus memperluas pengetahuan masyarakat mengenai sejarah daerah.
Pameran Kearsipan diharapkan dapat menjadi sarana untuk mendekatkan arsip dengan masyarakat serta menumbuhkan kesadaran bahwa arsip merupakan bagian dari identitas dan ingatan kolektif yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
*Dari arsip, kita mengenal perjalanan masa lalu. Dari perjalanan itu, kita menjaga warisan untuk masa depan.*
Senin, 24 Agustus 2026
📚 FESTIVAL LITERASI KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN 2026
"Menyalakan Aksara, Menggerakkan Masa Depan"
🗓 Pada Tanggal : 20–26 Agustus 2026
📍 Halaman Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pekalongan.
🗓 Rangkaian Kegiatan
📅 Kamis, 20 Agustus 2026
• Pembukaan Festival Literasi
• Gelar Wicara Literasi Keuangan bersama BI dan OJK
• Pentas Seni
• Panggung Kreativitas
📅 Jumat, 21 Agustus 2026
• Bimbingan Teknis Read Aloud
• Diskusi LKPP bertema Konservasi Air
• Panggung Kreativitas
📅 Sabtu, 22 Agustus 2026
• Bedah Buku
• Panggung Kreativitas
• Duta Baca dan Siswa SMAN 1 Kajen: Bersastra Lewat Musik
📅 Minggu, 23 Agustus 2026
• Lomba Mewarnai
• Pentas Seni
• Panggung Kreativitas
📅 Senin, 24 Agustus 2026
• Bimbingan Teknis Membaca Nyaring
• Bimbingan Teknis AI untuk Jurnal Akademik
• Panggung Kreativitas
📅 Selasa, 25 Agustus 2026
• Beauty Class bersama Wardah
• Panggung Kreativitas
📅 Rabu, 26 Agustus 2026
• Gelar Wicara Literasi Digital
• Penutupan Festival Literasi
📚 Bazar Buku Gramedia juga hadir setiap hari selama festival berlangsung pukul 08.00–21.00 WIB.
Kami nantikan partisipasi Bapak/Ibu serta seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk bersama-sama menyemarakkan Festival Literasi Kabupaten Pekalongan Tahun 2026.
Senin, 17 Agustus 2026
Kabupaten Pekalongan turut mengambil peran dalam pengajuan khazanah “Arsip Batik Indonesia: Jaringan Dagang dan Budaya 1900–2023” pada program Memori Kolektif Bangsa (MKB) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pekalongan, tiga kekayaan arsip batik menjadi bagian dari khazanah yang diusulkan, yaitu arsip Batik Tobal, arsip Batik Pesisir H. Ahmat Failasuf, dan arsip Batik Gan. Ketiga arsip tersebut merekam perjalanan batik Pekalongan dari berbagai sisi, mulai dari proses produksi, pengembangan motif, aktivitas perdagangan, pengetahuan pewarnaan, hingga peran batik dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat.
Arsip Batik Tobal memperlihatkan jejak rantai nilai batik, mulai dari proses produksi hingga bukti aktivitas penjualan yang menjangkau berbagai wilayah di Nusantara bahkan hingga luar negeri. Sementara itu, arsip Batik Gan Generasi II periode 1900–1957 menghadirkan sketsa motif batik atau klowongan yang menjadi salah satu kekuatan dalam nominasi karena merekam perkembangan dan proses kreatif pengembangan motif batik Pekalongan. Kekuatan tersebut semakin dilengkapi dengan arsip formula pewarnaan batik Pekalongan yang memuat pengetahuan produksi batik. Arsip ini memiliki nilai khusus karena formula pewarnaan merupakan bagian dari pengetahuan yang selama ini menjadi “rahasia dapur” para pengusaha batik dan tidak selalu terbuka untuk dipublikasikan.
Sementara itu, arsip Batik Pesisir H. Ahmat Failasuf memperlihatkan sisi lain perjalanan batik melalui dokumentasi foto budaya penggunaan batik dalam berbagai kegiatan dan momentum nasional. Arsip tersebut menunjukkan bahwa batik tidak hanya berkembang sebagai komoditas ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Indonesia.
Keberagaman arsip tersebut menjadi kekuatan Kabupaten Pekalongan dalam pengusulan khazanah batik sebagai Memori Kolektif Bangsa. Arsip yang dimiliki tidak hanya merekam sejarah produksi dan perdagangan, tetapi juga menggambarkan warisan budaya Indonesia dari perspektif yang beragam, mulai dari proses produksi, pengetahuan membatik, jaringan perdagangan, hingga budaya pemakaian batik.
Pengajuan ini merupakan joint nomination lintas daerah dan lintas komunitas yang menghimpun berbagai khazanah arsip batik dari sejumlah wilayah. Selain Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pekalongan, nominasi bersama ini melibatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemerintah Kota Yogyakarta, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Rembang, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Banyumas, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Batang, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pemerintah Kota Pekalongan, Museum Batik Tiga Negeri, Yayasan Lasem Heritage, Rumah Arsip Banjoemas, Yayasan Haji Bilal, Batik Afif Syakur, Museum Batik Gan, Batik Pesisir H. Ahmat Failasuf, Batik Bulan Kota Pekalongan, dan Batik Tobal Pekalongan.
Kolaborasi lintas daerah tersebut memperlihatkan bahwa perjalanan batik Indonesia memiliki rekam sejarah yang luas dan beragam. Arsip tekstual, foto, sketsa, pola batik, dokumen perdagangan, hingga arsip keluarga dan komunitas menjadi bukti bahwa batik tidak hanya memiliki nilai sebagai hasil karya budaya, tetapi juga merekam aktivitas ekonomi, sosial, pengetahuan, dan kehidupan masyarakat dari masa ke masa.
Keberadaan arsip batik Pekalongan dalam nominasi bersama ini diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian arsip sekaligus memperkenalkan batik sebagai warisan budaya Indonesia yang dapat dilihat dari berbagai perspektif. Arsip tersebut tidak hanya menjadi rekaman masa lalu, tetapi juga sumber pengetahuan yang memperkuat identitas dan memori kolektif bangsa.
Program Memori Kolektif Bangsa (MKB) merupakan inisiatif Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) untuk mengidentifikasi, melestarikan, dan mempromosikan arsip yang memiliki nilai penting bagi sejarah dan identitas bangsa Indonesia, sejalan dengan semangat Memory of the World UNESCO.
Rabu, 5 Agustus 2026
Berita terbaru dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pekalongan
Sudah siap menemukan cerita menarik dari Kabupaten Pekalongan?
Jangan lewatkan kesempatan untuk berkunjung ke Stand Kabupaten Pekalongan No. 12 dalam Festival Literasi Provinsi Jawa Tengah 2026.
🌿 Kenali lebih dekat kekayaan arsip, literasi, dan warisan budaya Kabupaten Pekalongan, yang terangkum dalam semangat:
“Arsip Batik Goes to Memori Kolektif Bangsa 2026”
Mari hadir, nikmati sajian informasi dan karya yang kami hadirkan, serta temukan cerita-cerita yang menghubungkan batik, arsip, literasi, dan memori kolektif bangsa.
📅 Tanggal 11 - 13 September 2026
📍 Stand Kabupaten Pekalongan – No. 12
🏢 Uptown Mall BSB City Semarang
📌 Jl. RM. Hadisoebeno Sosrowardoyo, Pesantren, Kec. Mijen,
Kota Semarang
💙 Catat stand-nya, ajak keluarga dan sahabat, lalu sempatkan berkunjung!
Stand Kabupaten Pekalongan No. 12 — kami nantikan kehadiran Anda di Festival Literasi Jawa Tengah 2026.
Rabu, 9 September 2026
🏆 Alhamdulillah, Prestasi Membanggakan
Alhamdulillah, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pekalongan berhasil meraih Juara 2 Penghargaan Video Berintegritas Pariwara Antikorupsi Tahun 2026 Kategori OPD, melalui karya video berjudul “Terlambat Bukan Berarti Membayar.”
Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperkuat komitmen dalam membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, kejujuran, dan pelayanan publik yang bersih.
Melalui karya ini, kami menyampaikan pesan bahwa dalam pelayanan kepada masyarakat, keterlambatan bukan berarti harus membayar. Setiap masyarakat berhak memperoleh pelayanan secara adil, transparan, dan tanpa pungutan liar.
Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, apresiasi, dan kepercayaan kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pekalongan dalam mengikuti ajang Pariwara Antikorupsi Tahun 2026.
Terima kasih juga kepada seluruh tim yang telah berkontribusi dalam proses pembuatan karya ini. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus berkarya dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin berintegritas, profesional, dan bebas dari korupsi.
Bersama, kita tumbuhkan budaya integritas untuk pelayanan publik yang lebih baik. 🤝
Selasa, 25 Agustus 2026
*Kabupaten Pekalongan* — Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Pekalongan menghadirkan Pameran Kearsipan sebagai sarana publikasi dan pemanfaatan arsip kepada masyarakat. Pameran ini menjadi ruang untuk mengenalkan berbagai khazanah arsip yang memiliki nilai sejarah dan budaya, khususnya yang berkaitan dengan perjalanan batik di Pekalongan.
Dalam pameran tersebut, ditampilkan tiga khazanah arsip, yaitu *Arsip Koperasi Batik Pekajangan, **Arsip Batik Pesisir H. Failasuf, dan **Arsip Batik Tobal*.
Arsip Koperasi Batik Pekajangan merupakan khazanah arsip yang telah ditetapkan sebagai *Memori Kolektif Bangsa (MKB) 2025*. Keberadaan arsip tersebut menjadi bagian penting dalam merekam perjalanan koperasi dan perkembangan batik di Pekajangan.
Sementara itu, *Arsip Batik Pesisir H. Failasuf dan Arsip Batik Tobal* turut dipublikasikan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan arsip dan sejarah batik Pekalongan serta mendukung proses menuju *Memori Kolektif Bangsa (MKB) 2026*.
Melalui pameran ini, masyarakat tidak hanya dapat melihat arsip sebagai dokumen yang tersimpan, tetapi juga memahami nilai informasi, sejarah, dan budaya yang terkandung di dalamnya. Publikasi arsip menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan akses dan pemanfaatan arsip sekaligus memperluas pengetahuan masyarakat mengenai sejarah daerah.
Pameran Kearsipan diharapkan dapat menjadi sarana untuk mendekatkan arsip dengan masyarakat serta menumbuhkan kesadaran bahwa arsip merupakan bagian dari identitas dan ingatan kolektif yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
*Dari arsip, kita mengenal perjalanan masa lalu. Dari perjalanan itu, kita menjaga warisan untuk masa depan.*
Senin, 24 Agustus 2026
📚 FESTIVAL LITERASI KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN 2026
"Menyalakan Aksara, Menggerakkan Masa Depan"
🗓 Pada Tanggal : 20–26 Agustus 2026
📍 Halaman Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pekalongan.
🗓 Rangkaian Kegiatan
📅 Kamis, 20 Agustus 2026
• Pembukaan Festival Literasi
• Gelar Wicara Literasi Keuangan bersama BI dan OJK
• Pentas Seni
• Panggung Kreativitas
📅 Jumat, 21 Agustus 2026
• Bimbingan Teknis Read Aloud
• Diskusi LKPP bertema Konservasi Air
• Panggung Kreativitas
📅 Sabtu, 22 Agustus 2026
• Bedah Buku
• Panggung Kreativitas
• Duta Baca dan Siswa SMAN 1 Kajen: Bersastra Lewat Musik
📅 Minggu, 23 Agustus 2026
• Lomba Mewarnai
• Pentas Seni
• Panggung Kreativitas
📅 Senin, 24 Agustus 2026
• Bimbingan Teknis Membaca Nyaring
• Bimbingan Teknis AI untuk Jurnal Akademik
• Panggung Kreativitas
📅 Selasa, 25 Agustus 2026
• Beauty Class bersama Wardah
• Panggung Kreativitas
📅 Rabu, 26 Agustus 2026
• Gelar Wicara Literasi Digital
• Penutupan Festival Literasi
📚 Bazar Buku Gramedia juga hadir setiap hari selama festival berlangsung pukul 08.00–21.00 WIB.
Kami nantikan partisipasi Bapak/Ibu serta seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk bersama-sama menyemarakkan Festival Literasi Kabupaten Pekalongan Tahun 2026.
Senin, 17 Agustus 2026
Kabupaten Pekalongan turut mengambil peran dalam pengajuan khazanah “Arsip Batik Indonesia: Jaringan Dagang dan Budaya 1900–2023” pada program Memori Kolektif Bangsa (MKB) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pekalongan, tiga kekayaan arsip batik menjadi bagian dari khazanah yang diusulkan, yaitu arsip Batik Tobal, arsip Batik Pesisir H. Ahmat Failasuf, dan arsip Batik Gan. Ketiga arsip tersebut merekam perjalanan batik Pekalongan dari berbagai sisi, mulai dari proses produksi, pengembangan motif, aktivitas perdagangan, pengetahuan pewarnaan, hingga peran batik dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat.
Arsip Batik Tobal memperlihatkan jejak rantai nilai batik, mulai dari proses produksi hingga bukti aktivitas penjualan yang menjangkau berbagai wilayah di Nusantara bahkan hingga luar negeri. Sementara itu, arsip Batik Gan Generasi II periode 1900–1957 menghadirkan sketsa motif batik atau klowongan yang menjadi salah satu kekuatan dalam nominasi karena merekam perkembangan dan proses kreatif pengembangan motif batik Pekalongan. Kekuatan tersebut semakin dilengkapi dengan arsip formula pewarnaan batik Pekalongan yang memuat pengetahuan produksi batik. Arsip ini memiliki nilai khusus karena formula pewarnaan merupakan bagian dari pengetahuan yang selama ini menjadi “rahasia dapur” para pengusaha batik dan tidak selalu terbuka untuk dipublikasikan.
Sementara itu, arsip Batik Pesisir H. Ahmat Failasuf memperlihatkan sisi lain perjalanan batik melalui dokumentasi foto budaya penggunaan batik dalam berbagai kegiatan dan momentum nasional. Arsip tersebut menunjukkan bahwa batik tidak hanya berkembang sebagai komoditas ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Indonesia.
Keberagaman arsip tersebut menjadi kekuatan Kabupaten Pekalongan dalam pengusulan khazanah batik sebagai Memori Kolektif Bangsa. Arsip yang dimiliki tidak hanya merekam sejarah produksi dan perdagangan, tetapi juga menggambarkan warisan budaya Indonesia dari perspektif yang beragam, mulai dari proses produksi, pengetahuan membatik, jaringan perdagangan, hingga budaya pemakaian batik.
Pengajuan ini merupakan joint nomination lintas daerah dan lintas komunitas yang menghimpun berbagai khazanah arsip batik dari sejumlah wilayah. Selain Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pekalongan, nominasi bersama ini melibatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemerintah Kota Yogyakarta, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Rembang, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Banyumas, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Batang, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pemerintah Kota Pekalongan, Museum Batik Tiga Negeri, Yayasan Lasem Heritage, Rumah Arsip Banjoemas, Yayasan Haji Bilal, Batik Afif Syakur, Museum Batik Gan, Batik Pesisir H. Ahmat Failasuf, Batik Bulan Kota Pekalongan, dan Batik Tobal Pekalongan.
Kolaborasi lintas daerah tersebut memperlihatkan bahwa perjalanan batik Indonesia memiliki rekam sejarah yang luas dan beragam. Arsip tekstual, foto, sketsa, pola batik, dokumen perdagangan, hingga arsip keluarga dan komunitas menjadi bukti bahwa batik tidak hanya memiliki nilai sebagai hasil karya budaya, tetapi juga merekam aktivitas ekonomi, sosial, pengetahuan, dan kehidupan masyarakat dari masa ke masa.
Keberadaan arsip batik Pekalongan dalam nominasi bersama ini diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian arsip sekaligus memperkenalkan batik sebagai warisan budaya Indonesia yang dapat dilihat dari berbagai perspektif. Arsip tersebut tidak hanya menjadi rekaman masa lalu, tetapi juga sumber pengetahuan yang memperkuat identitas dan memori kolektif bangsa.
Program Memori Kolektif Bangsa (MKB) merupakan inisiatif Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) untuk mengidentifikasi, melestarikan, dan mempromosikan arsip yang memiliki nilai penting bagi sejarah dan identitas bangsa Indonesia, sejalan dengan semangat Memory of the World UNESCO.
Rabu, 5 Agustus 2026