• +62 285 381920
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Berita

Pelatihan Aplikasi Srikandi tahap Dua 18 OPD

SRIKANDI adalah Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi, merupakan salah satu program digital yang wajib diterapkan pada semua Lembaga Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

Aplikasi Srikandi telah diluncurkan menjadi aplikasi umum bidang kearsipan pada Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dalam aplikasi Srikandi, setiap informasi berbasis analog dan digital akan dapat terekam dengan baik sehingga nantinya akan menjadi bukti akuntabilitas dan memori kolektif bangsa.

Plt. Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia M. Taufik mengatakan kearsipan harus terus mengikuti perkembangan zaman dan melakukan perubahan utamanya dalam penerapan SPBE. "Memasuki era disruptif kita dituntut melakukan perubahan yang cepat. Ini sebuah lompatan dalam kearsipan SPBE,” ujar M. Taufik dalam Launching Aplikasi Umum Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Bidang Kearsipan Dinamis dan Bidang Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik di Jakarta, Selasa (27/10).

Aplikasi Srikandi atau Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Aplikasi tersebut bersifat Government to Government (G2G), sehingga dimanfaatkan oleh instansi pusat maupun daerah.

Taufik menambahkan, selayaknya wanita, nama Srikandi terinspirasi dari pekerjaan kearsipan yang membutuhkan ketelitian dan kelembutan dalam penyelenggaraannya. Dengan dijadikannya Srikandi sebagai aplikasi umum, maka tidak ada lagi kementerian/lembaga yang membangun aplikasi kearsipannya sendiri. Karena proses bisnis, standar data, dan keamanan datanya sudah terstandar dan terintegrasi.

Aplikasi Srikandi memiliki beberapa fitur utama. Pertama, fitur penciptaan arsip yang meliputi pembuatan, pengiriman, dan penerimaan naskah dinas secara elektronik antar-instansi pemerintah. Kedua, terdapat fitur pemeliharaan arsip untuk menjaganya agar tetap autentik, utuh, dan terpercaya. Di dalam aplikasi ini juga terdapat fitur penggunaan arsip oleh yang berhak, serta fitur penyusutan arsip yang meliputi pemindahan dan pemusnahan arsip.

Penggunaan aplikasi Srikandi sebagai aplikasi umum instansi pemerintah dinilai sebagai bentuk peningkatan kualitas dalam bidang kearsipan. Hal ini dikarenakan setiap informasi berbasis analog dan digital akan dapat terekam dengan baik sehingga nantinya akan menjadi bukti akuntabilitas dan memori kolektif bangsa.

Dengan aplikasi ini, arsip yang tercipta dan dikelola dalam SPBE akan lebih optimal dalam melindungi kepentingan hak keperdataan rakyat. Taufik turut menyampaikan apresiasinya terhadap kemajuan penerapan SPBE dalam bidang kearsipan ini.


DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN KABUPATEN PEKALONGAN MASUK NOMINATOR 10 BESAR DALAM  PEMILIHAN SIMPUL JARINGAN TERBAIK NASIONAL  SISTEM INFORMASI KEARSIPAN NASIONAL  ( SIKN )TAHUN 2021

Dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional berdasarkan Undang Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang kearsipan dan Keputusan Kepala ANRI Nomor 353 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pemilihan Simpul Jaringan Terbaik Nasional, dengan ini ANRI mengundang kepada Simpul Jaringan pada Lembaga Kearsipan Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk mendaftarkan diri untuk ikut Pemilihan Simpul Jaringan Terbaik Nasional Tahun 2021.

Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) merupakan sistem informasi arsip secara nasional yang dikelola oleh ANRI yang menggunakan sarana jaringan informasi kearsipan nasional. Dengan adanya SIKN-JIKN ini diharapkan dapat dilakukan rekonstruksi jati diri dan pengalaman bangsa di masa lalu yang dapat dijadikan dasar bagi upaya pembangunan bangsa di masa sekarang dan yang akan datang. Oleh karena itu dari adanya SIKN-JIKN ini diharapkan dapat memberikan informasi yang autentik dan utuh dalam mewujudkan arsip sebagai tulang punggung manajemen penyelenggara Negara, memori kolektif bangsa dan simpul pemersatu bangsa  dalam kerangka NKRI.

Melihat perihal diatas Dinas Arpus Kabupaten Pekalongan sangat merespon dan gerak cepat menindaklanjuti pengumuman tersebut dan turut serta mengikuti pemilihan Simpul Jaringan karena pada jaman sekarang Arsip dan teknologi menjadi bagian yang penting dan tidak terpisahkan supaya kita tidak tertinggal dan gagal teknologi untuk menghadapi kemajuan jaman ini.

Syukur Alhamdulillah Dinas Arpus Kabupaten Pekalongan lolos seleksi tahap pertama masuk 10 besar nominator terbaik  Nasional dan akan mengikuti seleksi tahapan selanjutnya. Kami semua berharap Dinas Arpus Kabupaten Pekalongan bisa lolos di seleksi selanjutnya.

 

 

Narasi              : Ang

Fotografer       : Mus

 


PERINGATAN HUT KORPRI KE 50 SECARA VIRTUAL DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN KABUPATEN PEKALONGAN

29 November 2021, Berdasarkan Surat Edaran DP- KAB KORPRI Pekalongan Nomor SE-20/DP-KAB/XI/2021 tanggal 10 November 2021 tentang Pedoman PEDOMAN PELAKSANAAN KEGIATAN PERINGATAN HUT RI KE- 50 KORPRI TAHUN 2021 Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri). Menyambut usia setengah abad, Korpri atau kini dikenal sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) selalu berupaya terus menerus dalam meneguhkan fungsinya sebagai perekat dan pemersatu bangsa.

Ulang tahun kali ini masih bertepatan dengan pandemi Covid-19 menuju normal baru    ( new normal ) sehingga perlu dijadikan perhatian bagi seluruh anggota Korpri namun tanpa mengurangi semangat dalam berbakti terhadap masyarakat, bangsa dan negara. Peringatan HUT Korpri secara virtual ke 50 ini diikuti oleh semua jajaran karyawan dan karyawati Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten pekalongan yang dipimpin oleh Ibu sekretaris Dinas Nuryatul Falaah berlangsung lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Peringatan HUT Korpri Ke 50 saat ini mengambil tema “ KORPRI : ASN BERSATU, KORPRI TANGGUH, INDONESIA TUMBUH “ dengan harapan para anggota Korpri tetap semangat dalam bekerja melayani kepentingan publik dan mewujudkan fungsinya sebagai perekat persatuan bangsa sebagai prasyarat pembangunan nasional.

 

Narasi        : Ang

Fotografer  : Nvr